Selasa, 20 November 2012

Jawaban pertanyaan teman-teman mekatronika 2011


Setelah mengajukan judul TA mata kuliah SENSOR akhirnya dari ide tersebut teman-teman kelompok TA yang lain mengajukan beberapa pertanyaan,antara lain sebagai berikut

Topik: sensor ultrasonic untuk pendeteksi rintangan pada robot beroda
Blog
Pertanyaan
ASI
Seberapa besar ketepatan untuk membedakan benda besar/tebal dan kecil/tipis?
Wahana Sensor
Motor servo akan bergerak pada saat apa? Apakah setiap saat bergerak? Bagaimana menyetting agar robot dapat menghindar dari objek-objek? Sudutnya berapa derajat?
Nonton sensor
-
Sensor blow
Bagaimana sensor ultrasonic tersebut bekerja untuk membacanya?
Sensor mekatro
Pengaplikasian dalam dunia nyata dari robot tersebut untuk apa? Apakah hanya sebatas mainan?
Sensor sb
Kemana arah mobil setelah sensor mendeteksi tembok/benda padat lainnya?
Mekatronika sensor
Ultrasonic?
Sensorku dan kamu
Gunanya untuk apa?
Sensor instrument
Bagaimana yang terjadi jika jarak sensitif sensor terlalu jauh sehingga robot jadi error?
Unico
Bagaimana dengan dinding yang di belakang?
Belajar sensor
Selain menggunakan sensor ultrasonic, bisa nggak menggunakan sensor lain?
Lembaga sensor mekatronika
Harga keseluruhan untuk pembuatan itu?
Pengetahuan sensor
-
Mendadak sensor
Budget berapa bro?

Saya akan coba menjawab pertanyaan teman-teman secara urut mulai dari yg pertama.

ASI : “Seberapa besar ketepatan untuk membedakan benda besar/tebal dan kecil/tipis?”
SAYA : “sensor ultrasonic ping tidak dapat mendeteksi apakah benda yang terpantulkan oleh TX dan di terima oleh RX mempunyai ketebalan tertentu, karena sensor ini sesungguhnya berfungsi sebagai sensor jarak “

Wahana Sensor : “Motor servo akan bergerak pada saat apa? Apakah setiap saat bergerak? Bagaimana menyetting agar robot dapat menghindar dari objek-objek? Sudutnya berapa derajat?”
SAYA : “servo akan bekerja apabila,pertama ketika sensor ping tidak memberikan outputan(tidak terkena halangan) maka servo kanan dan servo kiri yg bekerja sebagai motor penggerak roda akan berjalan berarah berlawanan sehingga robot akan berjalan maju,ketika sensor mengenai tembok maka arduino selaku microkontroler akan memberikan sinyal agar servo kanan dan servo kiri bergerak searah.. agar robot dapat bergerak ke kanan atau ke kiri, program pertama ketika Sensor mengenai tembok maka robot akan bergerak sekitar 30 derajat kekiri, apabila masih juga terdapat halangan maka robot akan berputar 180 derajat,, apabila sensor terkena halanagan lagi maka robot akan bergerak kearah kanan sebesar 180 dan 30 derajat secara berturut2..”

Sensor Blow : “Bagaimana sensor ultrasonic tersebut bekerja untuk membacanya?”
SAYA : “ Sensor ultrasonic bekerja dengan cara memancarkan gelombang dan kemudian menangkap gelombang ultrasonic tersebut(Rx dan Tx)”

Sensor Mekatro : “Pengaplikasian dalam dunia nyata dari robot tersebut untuk apa? Apakah hanya sebatas mainan?”
SAYA : “ untuk pengaplikasian robot ini mungkin jarang atau bahkan tidak dapat di gunakan dalam dunia nyata,akan tetapi dari proses tersebut dapat di aplikan hal-hal ygn hamper sama dalam penggunaan sensor ultrasonic, seperti halnya mobil yang dapat berhenti (mengerem) apabila di depan terdapat mobil yg mengerem mendadak, atau sensor jarak parkir pada mobil-mobil tertentu.”

Sensor SB : “Kemana arah mobil setelah sensor mendeteksi tembok/benda padat lainnya?”
SAYA : “  penjelasan dapat di baca seperti pada pertanyaan Wahana Sensor”

Mekatronika Sensor : “Ultrasonic?”
SAYA : “ seperti yg sudah saya posting sebelumnya tentang ultrasonic dapat di baca di situ “

Sensorku dan Kamu : “Gunanya untuk apa?”
SAYA : “ jawaban lihat di pertanyaan Sensor mekatro”

Sensor instrument :” Bagaimana yang terjadi jika jarak sensitif sensor terlalu jauh sehingga robot jadi error?”
SAYA : “ Setelah robot jadi dan di di jalankan jarak sensor selalu mendekati 30-35cm , dan blom mengalami eror selama batrai yang di gunakan masih cukup untuk mensuplai daya.. “

Unico : “Bagaimana dengan dinding yang di belakang?”
SAYA : “ karena robot yg saya rancang tersebut hanya memiliki satu sensor pada bagian muka atau depan maka dinding bagian belakang tidak dapat terdeteksi”

Belajar sensor : “Selain menggunakan sensor ultrasonic, bisa nggak menggunakan sensor lain?”
SAYA : “ untuk penggunaan sensor selain ultrasonic saya juga pernah melihat di beberapa situs ternama menggunakan LDR . “

Lembaga sensor : “harga keseluruhan pembuatan ?”
Mendadak sensor : “budjet berapa bro?”
SAYA : “ karena pertanyan sama saya satukan saja, untuk total harga perkiran arduino 250k, servo continues @200k(butuh 2 buah ), Sensor Ping parallax (200-300K),protoboard 25-50k, batre buth 4,8volt 2 buah @40k..”

Terima kasih buat pertanyaan teman-teman..apabila masih terdapat kekurangan atau kurang jelas dari jawaban saya silahkan menggubungi langsung yang bersangkutan.. J





1 komentar:

  1. Betul, cara kerja sensor ultrasonik adalah mengirimkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi tertentu (kalau nggak salah sebesar 40kHz) dan menerima pantulan gelombang tersebut. Waktu yang dibutuhkan dari saat pengiriman hingga penerimaan inilah yang dijadikan dasar untuk menghitung jarak. Semakin lama waktunya berarti semakin jauh jaraknya.

    BalasHapus